Aini Nabila Putri Firdaus

“Alhamdulillahirabbil’alamin. Telah lahir anak pertama kami pada hari Kamis tgl 1 September 2016 jam 5.49 waktu Belanda. Seorang perempuan yang kami beri nama Aini Nabila Putri Firdaus. Mohon doanya agar anak kami dapat menjadi orang yang sholehah dan kami dapat memenuhi amanah ini sebagai orang tua dengan sebaik-baiknya.”

Pengumuman yang kami sebarkan ke beberapa grup Whatsapp.

Jaman sekarang memberi nama anak tidak lagi perlu ke toko buku cari-cari buku “Nama-nama Baik Untuk Bayi” atau “Kumpulan Nama-nama Anak”. Tinggal googling.

Berhubung kewajiban memberi nama anak ada pada Babanya (read: Ayahnya):

“The children have three rights over their fathers. The first is that they are given good names. Secondly, they are provided good education; and lastly, they help them to select good spouses.” (Sumber)

Saya ingin menjelaskan dari mana asal nama anak kami.

Pertama, pemilihan nama bukan atas dasar sejarah. Banyak yang menggunakan nama seorang penemu, penakluk suatu daerah, dan orang-orang berjasa lainnya dengan harapan anaknya akan menjadi seperti itu kelak. Namun saya pikir kasihan anaknya jika dari lahir sudah diharapkan untuk menjadi seseorang yang belum tentu masih berlaku saat dia dewasa.

Selain itu, pernah dengar tapi lupa sumbernya kalau mendidik anak sebaiknya sesuai jamannya. Sehingga pemilihan nama menjadi mengerucut ke makna-makna yang timeless, bersifat baik, identitas, maupun gaib.

export

Aini: Spring; Flower; Source; The Eye

Nabila: Heaven; High-born; Noble; Magnanimous; Beautiful

Putri: Princess; juga menyatakan seorang perempuan Indonesia

Firdaus: One of the Most Beautiful Part of Heaven; Paradise; Heaven; Garden

(Sumber terjemahan)

Dengan makna seorang putri surga Firdaus yang saat di dunia merupakan bunga cantik dan mulia.

 

Leave a Reply