Kuliah – Honeymoon di Kelas

Project Control & Risk Management.

Yes! Kami sekelas lagi. Belajar bareng lagi. Serasa pacaran tapi sekarang tingkatannya lebih tinggi (baca: nikah). Pelajarannya juga lebih berat. Bahkan sebenarnya tidak ada yang diajarkan dalam kelas. Hanya dikasih tugas. Tugasnya pun hanya dikasih. Semua pertanyaan dan perintah harus dibaca sendiri (total 27 halaman). Ya ya ya. Ternyata begini lah kuliah master.

Kami memilih untuk tidak satu kelompok agar membuka wawasan. Nanti kalau sekelompok jatuhnya bakal tidur-tiduran di kasur dan ngerjain yang lain. Huehuehue. Saya dengan orang Romania dan istri dengan orang Perancis. Padahal rencana awalnya sama orang Belanda biar dapet ilmunya. Selain itu juga biar tahu tradisi belajar orang Belanda seperti apa, tapi ya sudah. Masih ada 2 tahun ke depan.

Materi-materi cari-cari sendiri. Ini masih agak sulit karena belum tau sumber yang paling banyak darimana. Akhirnya nyangkut di Youtube dan memang ada beberapa pelajaran mendasar yang bisa ditonton dari sana. Seperti Critical Path Method yang dulu sudah pernah diajarkan di S1 tapi udah lupa lagi. Juga beberapa pekerjaan konstruksi water tank. Lumayan lah untuk membuka wawasan sedikit.

IMG_20160218_114946ed

Cari materi ternyata¬†memakan waktu, apalagi seperti sekarang masih belum tahu caranya. Ditambah lagi jika harus mencari bahan yang berkaitan dengan Indonesia. Data-data yang ada di internet hanya berita, opini dari orang-orang hebat, kritik dari orang-orang random, dan pengumuman lelang. Semuanya tidak ada yang bisa dipakai untuk tujuan akademik. Kalau untuk pengerjaan thesis mungkin akan dibantu surat rujukan oleh universitas untuk mendapatkan data dari perusahaan, tapi untuk tugas “ecek-ecek” yang 2 bulan jadi sepertinya sulit.

IMG_20160218_113615ed

Printer juga barusan kami beli (yang ternyata belum termasuk kabel datanya) untuk ngeprint-ngeprint dan belajar.

Pembagian nilai untuk kuliah yang ini: Tugas 1 (40%), Tugas 2 (20%), dan final exam (40%).

Semua tugas merupakan studi kasus dan dikerjakan layaknya seorang manajer proyek. Menghitung waktu, biaya, dan kebutuh tempat, mengatur keluar masuk kendaraan, menghitung efektifitas excavator, dll. Lumayan. Harus dibawa hepi.

Leave a Reply