Manfaat Mobil (di Luar Ekspektasi)

Hari ini sudah 10 hari kami punya kendaraan pribadi. Niat awal punya mobil untuk mensubstitusi penggunaan transportasi publik. Jadi kalau mau kemana pakai bus (kalau hujan atau dingin), ya sekarang kemana pakai mobil. Selain itu juga untuk mengurangi biaya transportasi itu juga.

Nah, ternyata, manfaatnya melebihi ekspektasi kami. Manfaatnya lebih banyak:

  1. Jalan-jalan sama tetangga. Bahkan sebelumnya tidak pernah kepikiran ke sana sama sekali, apalagi naik bus. Membuka imajinasi untuk jalan-jalan. Hahah 
  2. Angkut jamaah. Jumat kemarin yang cuacanya kurang menarik dan jumatan di kampus ditiadakan, akhirnya mobil diisi 4 orang jamaah dari RT Mondriaan ini. Minggu juga angkut jamaah kampus ke pengajian.
  3. Angkut barang bekas (baca: mulung). Lewat housing ‘Sky’ tiba-tiba liat lampu bagus, angkut! Buat siapanya nanti aja. Banyak tetangga yang mau.
  4. Beli sepeda lebih gampang. Biasanya harus liat jadwal bus dulu, perjalanan setengah jam. Habis itu dikayuh ke rumah. Sekarang tinggal dipretelin. :p 
  5. Silaturahim lebih lancar. Jadi makin sering ketemu orang. Entah kenapa.
  6. Belanja bahan makanan bisa ke tempat lebih jauh (Kurtas) dengan kapasitas belanja lebih banyak dan ongkos transport lebih murah. Ini lagi-lagi belanjaan bisa dibagi ke tetangga-tetangga.
  7. Bantuin warga RT angkutin kulkas

Sampai sekarang cash-flow permobilan masih belum jelas, jadi nilai uang belum bisa dihitung. Tapi seperti nilai lainnya sudah sangat terasa, walaupun belum punya SIM.

Leave a Reply