Pelajaran dari Mama

Menjadi seorang ibu membuat saya semakin menghargai kedua orang tua saya terutama sosok mama. Saya merasakan susahnya hamil, sakitnya melahirkan, dan lelahnya mengurus anak seperti yang dulu mama saya juga rasakan. Saya merasakan cinta kasih yang teramat dalam kepada anak saya, semakin saya merasakan cinta kepada anak saya, saya juga terenyuh teringat cinta mama kepada saya.

Mama tidak pernah banyak mengurui atau menceramahi saya. Beliau sosok yang memberikan contoh. Banyak contoh dan pelajaran berharga yang saya dapatkan dari mama. Namun pelajaran berharga yang paling saya ingat adalah tentang keikhlasan.

Mama sungguh sosok yang ikhlas. Saya selalu heran kok mama bisa bekerja full day, kemudian malam hari masih sempat memasak dan mengurus kami anak-anaknya. Pada usia pensiun juga masih mengurusi 2 orang cucunya. Saya pun bertanya kepada mama perihal ini. Mama bilang “ikhlas, ikhlas, semua yang ditakdirkan oleh Allah harus diterima dengan ikhlas. Semua pekerjaan harus dilalui dengan ikhlas”.

Ikhlas.

Ikhlas.

Terdengan begitu sederhana tapi sulit untuk dijalankan.

Semoga saya bisa menjadi seperti Mama.

Leave a Reply