Pengalaman Kedua Belanja HP di Aliexpress (Kena Pajak)

Ini pengalaman saya belanja yang kedua kalinya beli HP. Kenapa yang ditulis yang HP? Karena yang perintilan-perintilan seperti charger, headset, jam, semuanya murah-murah. Kali ini barangnya adalah Xiaomi Redmi Note 3 (Pro). Beli ini karena HP Lenove s860 saya sudah give up, nggak bisa dinyalain lagi dan Wifi udah nggak bisa konek. HP yang pertama beli di Aliexpress adalah Asus Zenfone Max buat istri. Ceritanya di sini. Enaknya aliexpress adalah gampang karena di sini bisa pakai iDeal, yang mana basically semua bank di Belanda bisa.

Nah, pengalaman yang ini ada yang beda. Sekarang kena pajak (sebagaimana mestinya).

Mulai belinya pada tanggal 3 Februari dan sampai di tangan baru kemarin, tanggal 27 Februari. Sekitar 3 minggu lebih sampainya. Harga promo pada saat beli 135 Euro, sekitar 1,9jt. Agak lebih mahal dibandingkan dengan yang beredar di Indonesia, tapi lebih murah daripada yang garansi resmi. Beginilah history pengirimannya:

Jadi di hari ke-8 semenjak pengiriman, barang sudah sampai di Belanda. Biasanya butuh waktu 2-3 hari setelah itu sudah sampai rumah. Tapi entah kenapa, lama tidak sampai-sampai. Masuk minggu ke-3 baru ada surat masuk dari post.nl. Mereka isi kiriman dan harganya. Saya isi seperti apa adanya dan kirim via email, dan besoknya via pos juga. Setelah 2 hari dapat informasi dari online tracking kalau harus bayar 41,5 Euro. Totalnya jadi sekitar 176 Euro, seharga yang resmi di Indo. Setelah itu baru saya ambil barangnya di kantor pos rujukan.

Memang benar kata sellernya, baiknya menggunakan seller’s shipping method. Kalau menggunakan pengiriman seller, bisa hanya 9 hari sampai rumah dan tanpa kena custom. Sayang pada saat itu belinya tergesa-gesa dan tidak baca semuanya.

Jadi intinya kalau mau belanja online, baca baik-baik review dari para pembeli di sekitar kita (sesama negara tujuan) dan juga apa yang si penjual jelaskan.

Dannn..begini lah hasilnya:

Video unpackingnya:

Leave a Reply