Sensasi Antar Jemput “Anak”

Merupakan sensasi tersendiri antar-jemput anak kecil. Walaupun dalam kasus saya belum anak sendiri. :p
Melihat anak semangat bangun dan mempersiapkan diri untuk berangkat sekolah ternyata menyenangkan. Ada dinamika pagi tersendiri.
Malam harinya mempersiapkan PR dan baju untuk hari esok. Tidur maksimal jam 9, subuh bangun. Makan dan mandi. Memasukkan buku-buku seabrek ke dalam tas yang ukurannya 3/4 tinggi badan anak. Antara sedih melihat beratnya beban hidup yang terlalu dini diberikan kepada anak dan menyenangkan bagaimana anak bisa dengan semangat melampauinya.

image

Berangkat ke sekolah jam 6.15 dengan celana 7/8 bekas kelas 2. Sesampai di sekolah jam 6.30 yang mana masih sepi. Matahari masih begitu rendahnya, panjang bayangan pun masih 4 kali tinggi badan.

image

Pulang sekolah jam 14.30, belum kalau ada piket bersih-bersih kelas bisa lewat ashar.

image

Para orang tua menunggu para buah hatinya keluar dari kelas masing-masing. Rata-rata ibu-ibu membicarakan tentang putra-putri mereka di sekolah. Betapa beratnya tugas-tugas sekolah yang harus mereka bantu. Sedangkan bapak-bapak diam duduk sambil melirik-lirik motor para penjemput lainnya.
Setelah bel yang tidak berbunyi menandakan selesainya masa belajar mengajar hari ini, anak-anak pada berhamburan mencari orang tua masing-masing dengan kotak berisi nasi ayam atau cemilan di genggaman.

image

image

Separator image Posted in Random.

Leave a Reply